Kupeluk pelik yang mencekik larik
pada setiap tua sajak renta
beberapa kata masih belum istirah
Sepanjang mata kota yang telah berserah

Kupu-kupu dan peri mengepakkan sayapnya
Menjadi daun bintang, menjadi putri Andromeda
Bulan yang sedang bersemayam sempat tersenyum Setelah menulis surat tentang rindu yang ranum

kemudian ingatan melempar sauh
Menangkap setiap lanskap kenangan
Hati yang kumal telah basah dan lusuh di rumah memoar menempati genangan

Venus yang cantik melihat tongkat neptunus
Sebelum langit membacakan mantra nebula
Beberapa kata telah hilang dalam kamus Dan terjerumus terjebak kata.

* Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam di Institut PTIQ Jakarta

About The Author