image by shutterstock
image by shutterstock

Berbagai problematika pendidikan sering muncul di masa pandemi ini, mulai dari kebosanan, pembelajaran yang kurang efektif, hingga menimbulkan kemerosotan hasil prestasi belajar siswa selama pembelajaran daring. Pembelajaran di masa pandemi merupakan pembelajaran yang dilakukan dengan jarak jauh antara guru dan siswa. Hal ini dilakukan berdasarkan kebijakan pemerintah dalam pendidikan di masa pandemi Covid-19 yang lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan para peserta didik, para pendidik dan tenaga pendidik.

Salah satu bentuk upaya untuk menerapkan pembelajaran di masa pandemi dengan yakni melalui media online seperti grup whatsapp, google classroom, google meet, zoom meeting dan media pembelajaran online lainnya.

Siswa merupakan seseorang yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran dari TK hingga Perguruan tinggi pada jalur pendidikan, baik pendidikan informal, pendidikan formal, maupun pendidikan non-formal.

Proses pembelajaran dan pengajaran yang diterapkan oleh guru kepada siswa cukup bervariasi sesuai kemampuan peserta didik yang diajarkan. Namun dalam proses pembelajaran itu juga ada beberapa faktor yang menyebabkan siswa kurang mampu memahami terhadap pembelajarannya.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil pembelajaran siswa antara lain (Slamet, 2003):

1. Faktor internal (dari dalam):

  a. Faktor jasmani : terdiri dari faktor kesehatan dan cacat tubuh.

  b. Faktor fisiologis : terdiri dari intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan, dan kedisiplinan.

  c. Faktor kelelahan: terdiri dari kelelahan jasmani dan rohani.

2. Faktor eksternal (dari luar):

  a. Faktor keluarga: terdiri dari cara orang tua mendidik, relasi antar anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, pengertian orang tua, dan latar belakang kebudayaannya.

  b. Faktor sekolah: terdiri dari metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan siswa, disiplin siswa, keadaan gedung dan tugas rumah.

 c. Faktor kegiatan masyarakat: terdiri dari kegiatan siswa dalam masyarakat, mass media, teman bergaul, dan bentuk kehidupan masyarakat.

Selain faktor di atas, ada juga beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa seperti gangguan sinyal internet, minimnya kuota/paket data, dan kurangnya alat komunikasi seperti handphone dan laptop. 

Upaya yang harus dilakukan oleh setiap guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa agar tidak merosot yakni dengan cara guru lebih sering memotivasi siswa dalam hal pembelajaran.

Upaya ini penting karena motivasi dapat menjadi suatu alasan atau dorongan yang dijadikan sebagai dasar dari semangat seseorang guna mengerjakan sesuatu agar dapat mencapai tujuan tertentu. Tidak hanya guru, lingkungan keluarga seperti orang tua juga harus memberikan dorongan motivasi terhadap anak-anaknya dalam belajar